Pemanfaatan Minyak Atsiri sebagai Bioaditif Penghemat Bahan Bakar Biosolar

Dwi Setyaningsih, Muhammad Nuur Faiziin, Neli Muna

Abstract


Oksigen digunakan sebagai penyempurna reaksi pembakaran dalam mesin. Reaksi pembakaran yang sempurna dapat menghemat konsumsi bahan bakar. Umumnya, oksigen berasal dari udara yang masuk kedalam sistem pembakaran. Minyak atsiri merupakan senyawa hidrokarbon oksigenat yang kaya akan oksigen. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan komposisi dan konsentrasi terbaik dari penambahan bioaditif ke dalam solar yang mampu menurunkan konsumsi spesifik bahan bakar biosolar. Penelitian ini meliputi pencampuran bahan bioaditif yang terdiri dari eugenol-sitronellal, eugenol-minyak sereh wangi, dan sitronellal-minyak daun cengkeh dengan komposisi formulasi 1:1 dan dicampurkan ke dalam bahan bakar dengan konsentrasi pencampuran 0.1%, 0.5 %, dan 1.0 % serta dilakukan pengujian karakteristik bahan bakar yang meliputi densitas, viskositas, dan nilai kalor serta pengujian performa mesin. Formulasi yang menunjukkan adanya penghematan konsumsi bahan bakar pada putaran daya maksimal adalah formulasi eugenol-sitronellal 0.1 % , 0.5 %, dan 1.0%,  Eugenol-minyak sereh wangi 0.1 % dan 0.5 %, Sitronellal-daun cengkeh 0.1 % dan 1%. Formulasi terbaik untuk menurunkan laju konsumsi spesifik bahan bakar adalah Eugenol-sereh wangi dengan konsentrasi 0.1 % yang dapat menurunkan laju konsumsi spesifik sebesar 7.55%

Keywords


Bioaditif, Densitas, Nilai kalor, konsumsi spesifik, Viskositas

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 INDONESIAN JOURNAL OF ESSENTIAL OIL