Ekstraksi Minyak Atsiri Bunga Mawar dengan Metode Pelarut Menguap Menggunakan Perlakuan PEF (Pulsed Electric Field)

Sukardi Sukardi, Rizka N, M. H. Pulungan

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kombinasi perbandingan pelarut dan waktu PEF yang tepat, sehingga diperoleh rendemen dan kualitas minyak atsiri bunga mawar yang tinggi. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 2 faktor. Faktor 1 adalah perbandingan bahan dan pelarut (1:2 dan 1:3), kemudian faktor 2 adalah waktu PEF (7, 10 dan 13 detik). Hasil perlakuan terbaik diperoleh pada perbandingan bahan dan pelarut adalah 1:3 dengan waktu PEF selama 13 detik, dengan rendemen sebesar 0.419%; indeks bias sebesar 1.460; tingkat kecerahan (L*) sebesar 27,900; tingkat warna kemerahan (a*) sebesar 7.133; dan tingkat warna kekuningan (b*) sebesar 9.333. Hasil analisis komposisi kimia minyak bunga mawar terdapat 9 komponen penyusun, dan 3 komponen tertinggi berturut-turut yaitu senyawa eicosane sebesar 38.79%; phenyl ethyl alcohol sebesar 31.58%, dan tetradecane sebesar 8,55%.

Keywords


ekstraksi, minyak mawar, PEF, pelarut menguap

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 INDONESIAN JOURNAL OF ESSENTIAL OIL