Prototipe Hand Sanitizer Nanoemulsi Berbasis Surfaktan Alami Lerak (Sapindus rarak) Sebagai Antibakteri

Dinisa Eka Putri, Edi Priyo Utomo, Elvina Dhiaul Iftitah

Abstract


Telah dilakukan optimasi komposisi bahan dalam pembuatan nanoemulsi Hand Sanitazer dengan menggunakan pendekatan metoda permukaan respons. Bahan-bahan tersebut terdiri dari ekstrak lerak yang mempunyai aktivitas antibakteri Staphylococcus aureus, etanol dan Tween 80. Ketiga bahan tersebut diformulasikan menurut metoda permukaan respons Box-Behken sehingga dihasilkan 17 formula yang kemudian diuji karakternya meliputi ukuran nanoemulsi, kejernihan larutan, kestabilan larutan, kelngketan dan kecepatan kering. Pembentukan nanoemulsi dengan surfaktan Lerak pada prototipe hand sanitizer dengan dibantu proses sonikasi selama 2 jam dapat menghasilkan distribusi nanoemulsi berukuran 296 - 1000 nm sebanyak 1%. Optimasi hasil prototipe nanoemulsi hand sanitizer yang dilakukan menggunakan Design Expert 6.0.8 Portable menghasilkan komposisi optimum etanol 86,18%, ekstrak Lerak 2% dan tween 80 0,21%.  Pada komposisi tersebut menghasilkan titik optimal yang diprediksi memiliki ukuran nanoemulsi sebesar 667 nm dengan tingkat kejernihan  60,60%, stabilitas nanoemulsi lebih besar 5 jam 61,48%. Respon panellist terhadap  kelengketan sebesar 52,42% (tidak lengket) dan kecepatan kering kurang dari 1 menit sebesar 89,88%

Keywords


Ekstrak Lerak; Nanoemulsi; Metode Permukaan Respon

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 INDONESIAN JOURNAL OF ESSENTIAL OIL